Dokter gigi adalah orang yang dikenal mengevaluasi, mendiagnosa, melakukan pencegahan, dan perawatan penyakit atau kealainan yang terdapat di dalam rongga mulut, area maxillofasial, dan struktur yang berhubungan. Penegakan diagnosis dan perencanaan perawatan merupakan aktivitas yang memisahkan dan membedakan dokter gigi dengan paramedik. Memeriksakan gigi secara rutin penting untuk mendapatkan gigi yang bersih serta kesehatan mulut yang baik sehingga kesehatan tubuh pun terjamin.
Macam-macam penyakit yang timbul diakibatkan beberapa faktor yaitu makan makanan yang merusak kekuatan gigi seperti makan makanan yang manis (mis. permen, es krim, coklat, dll), asam seperti makanan yang bercuka, yang biasanya memakannya secara rutin dan disertai jarangnya menyikat gigi dan tidak periksa gigi ke dokter gigi secara rutin. Macam-macam penyakit yang timbul antara lain:
· Penumpukan karang gigi ( Kalkulus )
Kalkulus adalah plak gigi yang mengalami mineralisasi. Plak lunak yang mengeras diakibatkan oleh pengendapan garam mineral.
· Gigi Berlubang ( Karies )
Penyakit gigi yang mengenai struktur jaringan keras gigi, merupakan demineralisasi struktur organik dan anorganik.
· Gusi Bengkak (Gingivitis)
Gingivitis merupakan radang gusi yang mempunyai ciri-ciri gusi bengkak, merah, konsistensi lunak, permukaan licin. Karena gusi mengalami pembesaran maka sering disebut gusi bengkak.
· Gigi Goyang
Pada usia erupsi gigi tetap gigi sulung sering mengalami kegoyangan dikarenakan reasorbsi fisiologis. Sedangkan pada orang dewasa dan tua sering terjadi kegoyangan gigi dikarenakan kerusakan tulang dan reasorbsi patologis yaitu dikarenakan karies yang sangat luas.
Dokter Gigi akan menangani masalah yang timbul sesuai dengan pemeriksaan-pemeriksaan yang menunjukkan diagnosa, sehingga perawatannya sesuai dengan diagnosa yang di dapat, seperti berikut:
· Penumpukan karang gigi ( kalkulus ) à Skeling
· Gigi Berlubang à Penambalan
· Gusi Bengkak à Root Planing dan Pemberian obat
· Gigi Goyang à Pencabutan ( jika menurut pemeriksaan gigi sudah tidak dapat dipertahankan
Proses motivasi terdiri dari 4 faktor:
i. Kebutuhan
ii. Sikap oleh individu
iii. Tujuan atau dorongan yang akan diraih
iv. Beberapa bentuk kepuasan
Terdapat banyak sumber motivasi yang besar. Beberapa diantaranya secara psikologikal dan yang berasal dari tubuh. Keduanya mempertahankan kesehatan tubuh pada derajat yang optimal. Banyak motif yang dapat dimodifikasi dengan tekanan sosial atau oleh pilihan pribadi. Seseorang yang menginginkan diterima di lingkungan sosial dia akan selalu menjaga kebersihan dan kerapihan giginya. Atau, dia ingin lebih lanjut menjaga kehigienisan giginya mengerjakan tujuan keduanya yaitu menjaga kesehatan gigi untuk menghindari rasa sakit. Dengan itu untuk mendapatkan gigi yang bersih dan sehat sebaiknya melakukan pemeriksaan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali dengan rutin.


